Acara Peringatan Tujuh Bulanan Arcelio Brilliando: Manifestasi Syukur dan Do’a Jama’ah Masjid Keramat Agung

BARENG TENIS — Lantunan sholawat menggema syahdu di kediaman Bapak Megananda Kurnia pada Kamis malam ba’da Isya (25/6). Suasana khidmat tersebut menandai digelarnya acara peringatan tujuh bulanan anak laki-laki tercinta yang bernama Arcelio Brilliando bin Megananda Kurnia. Acara yang dikemas bersamaan dengan agenda tahlil rutin bapak-bapak jamaah Masjid Keramat Agung ini berlangsung penuh berkah, guyub, dan khusyuk.

Bagi masyarakat muslim, momentum tujuh bulanan atau yang sering dikenal sebagai tradisi mitoni atau tingkeban dalam budaya Jawa, merupakan simbol permohonan keselamatan. Kehadiran buah hati merupakan amanah terbesar dari Alloh SWT yang harus disambut dengan rasa syukur yang mendalam. Atas dasar itulah, keluarga besar Bapak Megananda Kurnia mengundang para jamaah Masjid Keramat Agung untuk bersama-sama mengetuk pintu langit, memohonkan perlindungan serta keberkahan untuk masa depan ananda Arcelio Brilliando.

Acara dibuka dengan pembacaan wasilah fatihah yang ditujukan kepada Baginda Nabi Agung Muhammad SAW, para sahabat, ulama, serta leluhur keluarga oleh Ustad Nardi Sugianto. Memasuki inti acara, yakni pembacaan Kitab Maulid ad-Diba’i (Sholawat Diba) yang dipimpin oleh Ustad Kholik Achmadi, Ustad Rofiosan, dan Ustad Eko yang diikuti secara antusias oleh seluruh bapak-bapak jamaah.
Lantunan bait-bait pujian atas sejarah kelahiran, keluhuran akhlak, dan mukjizat Rasulullah SAW dibawakan dengan nada-nada kasidah yang menyentuh hati. Puncak kekhusyukan terjadi saat memasuki sesi Mahallul Qiyam, di mana seluruh jamaah berdiri sebagai bentuk penghormatan spiritual atas Nabi Muhammad SAW. Pada momen inilah, doa-doa khusus dipanjatkan agar ananda Arcelio Brilliando senantiasa mendapatkan syafaat dari sang uswatun hasanah.

Doa Terbaik untuk Arcelio Brilliando

Melalui wasilah pembacaan sholawat ini, terselip harapan besar dari orang tua dan seluruh jamaah yang hadir. Nama “Arcelio Brilliando” sendiri membawa makna mendalam yang mencerminkan doa dan cita-cita mulia. Kehadirannya diharapkan mampu menjadi pelipur lara, pembawa kebahagiaan, serta penerang bagi keluarga besar Bapak Megananda Kurnia.

Dalam sambutannya, Ustad Nardi Sugianto menyampaikan ucapan selamat sekaligus untaian doa. Ananda Arcelio didoakan tumbuh menjadi anak yang saleh, berbakti kepada kedua orang tua, berguna bagi agama, bangsa, dan sesama. Selain itu, doa juga ditujukan agar sang anak diberikan jasmani yang sehat, akal yang cerdas, serta jalan rezeki yang berkah dan melimpah di masa depannya kelak.

Melestarikan Tradisi dan Mempererat Silaturahmi

Selain bernilai ibadah, kegiatan yang mengintegrasikan tahlil rutin dengan syukuran keluarga seperti ini memiliki fungsi sosial yang sangat besar. Kehadiran bapak-bapak jamaah Masjid Keramat Agung menunjukkan kuatnya tali silaturahmi dan rasa gotong royong antarwarga. Di tengah kesibukan modern, tradisi berkumpul untuk mendoakan satu sama lain menjadi perekat sosial yang menjaga keharmonisan lingkungan.

Acara malam itu ditutup dengan pembacaan doa Ad Dibai oleh Ustad Rofiosan. Setelah prosesi sholawatan selesai, shohibul bait menyajikan hidangan sebagai bentuk ikram (penghormatan) kepada para tamu undangan. Ramah tamah yang hangat mengakhiri agenda malam itu, meninggalkan kesan mendalam dan membawa pulang keberkahan bagi seluruh jamaah yang hadir. Semoga ananda Arcelio Brilliando tumbuh sesuai dengan doa-doa baik yang telah dilangitkan. Aamiin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post